Sejarah

Pasca Sarjana1

 

Sejarah dan perkembangan Program Pascasarjana Universitas dibagi dalam empat periode, yaitu:

  • Periode Perintis (1998-2003)
  • Periode Mandiri (2003-2005)
  • Periode Penyatuan (2005-2017)
  • Periode Pemisahan (2018-Sekarang)

 

Ke-empat periode itu dijelaskan berikut:

Periode Perintis (1998-2003)

Pembukaan Pascasarjana Universitas Tadulako diawali dengan perintisan kerja sama dengan perguruan tinggi di luar Provinsi Sulawesi Tengah. Pada Tahun 1998, misalnya, Program Studi Magister Manajemen Perkotaan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin Makassar ternyata menjadi awal kelahiran Pascasarjana dalam lingkungan Universitas Tadulako, Palu. Ketika itu, Program Studi Magister Manajemen Perkotaan dikelola dengan memanfaatkan sumber daya manusia kedua belah pihak. Dengan adanya kerja sama ini, melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor: 3813/528/PP/1998, 3 Oktober 1998, Rektor Universitas Tadulako mengangkat  Dr. Hj. Sieng Daud Laratu, M.S. sebagai Koordinator dan Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc. sebagai Sekretaris Pengelola kerja sama Pascasarjana.

Pada Tahun 1999, Pascasarjana Universitas Tadulako berkembang. Pada kenyataannya, Universitas Tadulako berhasil mengembangkan dua bentuk kerja sama. Kesatu, Universitas Tadulako bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin dan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia untuk menyelenggarakan Program Magister Administrasi Publik. Kedua, Universitas Tadulako bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin Makassar untuk melaksanakan Program Magister Manajemen.

Pada Tahun 2001, Universitas Tadulako bekerja sama dengan  Universitas Negeri Makassar untuk menyelenggarakan Program Magister Manajemen Pendidikan. Setahun kemudian, Tahun 2002, Universitas Tadulako bekerja sama dengan Universitas Hasanudin Makassar untuk membuka Program Magister Ilmu Hukum. Pada akhirnya, perintisan Pascasarjana Universitas Tadulako dapat menjadi pemicu pertumbuhan/pembukaan pascasarjana dalam multibidang keilmuan.

Periode Mandiri (2003-2005)

Sejak berdiri sendiri pada Tahun 1981, Universitas Tadulako selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan melalui peningkatan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana pendukung pembelajaran. Dengan usaha dan kemauan yang tinggi, pada Tahun 2002, Universitas Tadulako telah memiliki sumber daya manusia yang berkualifikasi (S3) dalam berbagai bidang ilmu. Di samping itu, sarana dan prasarana pendukung proses pendidikan semakin memadai. Dengan pertimbangan yang matang, pemimpin Universitas Tadulako terus berupaya menyelenggarakan pascasarjana secara mandiri. Untuk itu, Universitas Tadulako mengajukan proposal penyelenggaraan program studi magister secara mandiri kepada Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Pada Tahun 2003, Universitas Tadulako mendapat kesempatan melaksanakan Program Magister secara mandiri. Dalam hal ini, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional memberi kepercayaan kepada Universitas Tadulako untuk menyelenggarakan tiga program studi, yaitu:

  1. Program Studi Manajemen, melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No: 184/D/T/2003, 30 Januari 2003;
  2. Program Studi Administrasi Publik melalui Surat Keputusan no.: 2287/D/T/2003, 5 September 2003;
  3. Program Studi Pembangunan Wilayah Pedesaan No.: 3540/D/T/2003, 30 November 2003.

Ketiga izin pembukaan program studi pada Tahun 2003 itu ternyata benar-benar menjadi awal penyelenggaraan program studi secara mandiri di Universitas Tadulako. Untuk kelancaran layanan akademis, setiap program studi dipimpin oleh seorang koordinator dan seorang sekretaris. Pelaksanaan pendidikan setiap program studi dibantu oleh seorang staf administrasi.

 

Periode Penyatuan (2005-2017)

Seiring dengan kamajuan program studi dalam hal kualitas dan jumlah mahasiswa, serta dalam rangka memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan di Provinsi Sulaswesi Tengah akan sumber daya manusia yang profesional, Pimpinan Universitas Tadulako menyatukan ketiga program studi dalam Pascasarjana Universitas Tadulako.  Periode ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor: 3819/J28/KP/2005 tentang Pengangkatan Direktur dan Asisten Direktur (Asisten Direktur I dan II). Program studi  yang berada dalam lingkungan Pascasarjana dalam periode ini, yaitu Program Studi Manajemen, Program Studi Administrasi Publik, dan Program Studi Pembangunan Wilayah Pedesaan. Pada Tahun 2006, ketiga program studi tersebut telah terakreditasi melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional.

Kebutuhan akan kualitas dan kualifikasi pada hampir seluruh institusi di Provinsi Sulawesi Tengah terus meningkat seiring dengan bergulirnya arus globalisasi. Universitas Tadulako, sebagai institusi yang bergerak dalam pendidikan, terus berusaha meningkatkan mutu layanan akademis dengan mengusulkan pembukaan program magister dalam bidang ilmu yang dibutuhkan oleh pemangku kepentingan. Pada Tahun 2007, usaha itu menghasilkan pembukaan tiga program studi, yaitu (1) Program Studi Magister Ilmu-ilmu Pertanian, (2) Program Studi Magister Agribisnis, dan (3) Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Pada Tahun 2009, Universitas Tadulako menerima izin operasional pembukaan Program Studi Magister Pendidikan Sains dan pada Tahun 2011 Universitas juga menerima ijin operasional penyelenggaraan Magister Ilmu Hukum dan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia. Tahun 2011 merupakan awal penyelenggaaraan program doktoral di Universitas Tadulako yang ditandai dengan turunnya mandat Dirjen Dikti tentang penyelenggaaraan Program Doktoral Ilmu Pertanian. Dengan usaha yang tidak mengenal lelah untuk meningkatkan kualitas SDM di Sulawesi Tengah, pada Tahun 2013 Universitas Tadulako juga menerima mandat penyelenggaraan program doktoral Ilmu Ekonomi. Selanjutnya pada Tahun 2014 Pascasarjana Universitas Tadulako kembali mendapatkan kepercayaan dari Dirjen Dikti untuk menyelenggarakan Program Studi Magister Teknik Sipil melalui Izin operasional Nomor 26/E/O/2014 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dikti, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tertanggal 29 April 2014, dan mandat Dirjen Dikti untuk penyelenggaaraan 4 (empat) Program Studi Magister Akuntansi, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Magister Pendidikan Sejarah sesuai Surat Plt. Direktur Jendral Dikti Kemendikbud Nomor 324/E.E2/DT/2014 tanggal 8 April 2014 tentang Pembukaan Program Studi (S2) pada Universitas Tadulako. Tahun 2015 Pascasarjan kembali mendapat kepercayaan dengan terbitnya SK Dirjen Dikti no. 199/KPT/2015 tentang pembukaan program studi ilmu sosial program doktor, program studi pendidikan sains program doktor, dan program studi ilmu ekonomi program doktor pada Universitas Tadulako. Dengan demikian, hingga tahun akademik 2016/2017, Pascasarjana Universitas Tadulako telah mengelola 14 (empat belas) program studi magister dan 4 (empat) program studi doktoral.

Seiring dengan minat publik untuk belajar di lingkungan Pascasarjana Universitas Tadulako yang terus meningkat, maka dalam upaya memberikan layanan yang maksimal kepada mahasiswa yang pada awal tahun ajaran 2016/2017 telah mencapai angka tiga ribu orang lebih dengan alumni kurang lebih dua ribu orang. Struktur organisasi pengelola Pascasarjana Universitas Tadulako pun dilakukan pembenahan dari waktu ke waktu. Pada Tahun 2010, Pascasarjana Universitas Tadulako dikelola oleh seorang Direktur dan tiga orang Asisten Direktur yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor: 212/H28/KP/2010, 11 Januari 2010. Namun seiring dengan disetujuinya OTK Universitas Tadulako yang baru Tahun 2012, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 70 Tahun 2012, maka strukutur organisasi pengelola Pascasarjana sejak Januari 2013 mengalami penyesuaian dengan dikelola oleh seorang Direktur dan dua orang Wakil Direktur melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako tanggal 26 Desember 2012. Tahun 2014 keputusan Rektor Universitas Tadulako No. 402/UN28/KP/2014 tentang pemberhentian dan pengangkatan Dosen yang diberi tugas tambahan sebagai Direktur Pascasarjana pada Universitas Tadulako periode 2014-2018. Kondisi ini berjalan terus, dan kini telah memasuki Tahun Ajaran 2017/2018.

 

Periode Pemisahan (2018-Sekarang)

Seiring dengan perkembangan Dalam menunjang Pencapaian Universitas Tadulako secara keseluruhan maka Pascasarjana sebagai bagian dari lembaga Organik dalam lingkungan  Universitas Tadulako terus berusaha pula mengembangkan diri, sampai dengan akhir semester Genap 2017/2018 status akreditasi Program Studi dalam lingkungan Pascasarjana Universitas Tadulako, dapat dilihat dalam tabel berikut :

No. Program Studi Strata Akreditasi Keterangan
No. SK Peringkat Kadaluarsa
PRODI  S2
1 Manajemen S2 0329/SK/BAN-PT/Akred/M/I/2017 B 10-01-2022
2 Administrasi Publik S2 3112/SK/BAN-PT/Akred/M/VIII/2017 B 29-08-2022
3 Pembangunan Wil. Dan Pedesaan S2 1878/SK/BAN-PT/Akred/M/VI/2017 B 06-06-2022
4 Pendidikan Bahasa Inggris S2 973/SK/BAN-PT/Akred/M/IX/2015 B 03-09-2020
5 Agribisnis S2 2217/SK/BAN-PT/Akred/M/VII/2017 B 04-07-2022
6 Ilmu Pertanian S2 0545/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2016 B 20-05-2021
7 Pendidikan Sains S2 1687/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2017 B 30-05-2022
8 Ilmu Hukum S2 402/SK/BAN-PT/Akred/M/II/2018 B 06-02-2023
9 Pendidikan Bahasa Indonesia S2 0561/SK/BAN-PT/Akred/M/II/2017 B 14-02-2022
10 Teknik Sipil S2 1711/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2017 C 30-05-2022 Dalam proses reakreditasi
11 Pendidikan Matematika S2 Dalam proses penerbitan SK B 08-05-2018
12 Pendidikan Sejarah S2 66/SK/BAN-PT/Akred/M/I/2018 C 03-01-2023
13 Pendidikan IPS S2 4516/SK/BAN-PT/Akred/M/XI/2017 B 28-11-2022
14 Akuntansi S2 1438/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2017 C 16-05-2022 Dalam proses reakreditasi
PRODI  S3
1 Ilmu Pertanian S3 2037/SK/BAN-PT/Akred/D/VI/2017 B 20-06-2022
2 Ilmu Ekonomi S3 3423/SK/BAN-PT/Akred/D/IX/2017 B 09-05-2022
3 Pandidikan Sains S3 Belum mengajukan akreditasi
4 Ilmu Sosial S3 Belum mengajukan akreditasi

 

Pada Tahun 2017 Seiring dengan berkembangnya Universitas Tadulako yang membuka satu lagi Fakultas yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat. Maka terjadi perubahan Organisasi dan Tata Kerja pada Universitas Tadulako, termasuk perubahan tersebut terdapat dalam unit Pascasarjana. Sebagai tindak lanjut dari ditetapkannya Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2017, tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Tadulako, dimaksud maka rektor Universitas Tadulako menetapkan Keputusan Rektor Nomor 02/UN28/KL/2018 tanggal 2 Januari 2018 tentang Penetapan Pedoman Pengalihan Program Studi Jenjang Magister Mono disiplin dari Program Pascasarjana ke Fakultas, maka Program Studi Mono Disiplin dialihkan pengelolaannya pada Fakultas.

Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Sains, Pendidikan Sejarah dan Pendidikan IPS Jenjang S2 diserahkan Pengelolaannya ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Program Studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi Jenjang S2 diserahkan Pengelolaannya ke Fakultas Ekonomi. Program Studi Agribisnis Jenjang S2 diserahkan Pengelolaannya ke Fakultas Pertanian. Program Studi Teknik Sipil Jenjang S2 diserahkan Pengelolaannya ke Fakultas Teknik. Program Studi Administrasi Publik Jenjang S2 diserahkan Pengelolaannya ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. sedangkan Program Studi Ilmu Hukum Jenjang S2 diserahkan Pengelolaannya ke Fakultas Hukum.

Hingga Semester Ganjil 2018/2019 Pascasarjasna Mengelola 3 Prodi jenjang Magister (S2) dan 4 Prodi jenjang Doktoral (S3) yaitu :

  1. Program Studi Pembangunan Wilayah dan Pedesaan jenjang S2
  2. Program Studi Ilmu-Ilmu Pertanian jenjang S2
  3. Program Studi Pendidikan Sains jenjang S2
  4. Program Studi Ilmu-ilmu Pertanian jenjang S3
  5. Program Studi Ilmu-ilmu Ekonomi jenjang S3
  6. Program Studi Ilmu-ilmu Sosial jenjang S3
  7. Program Studi Pendidikan Sains jenjang S3

 

Berikut ini adalah pimpinan Pascasarjana Universitas Tadulako,

No. Nama Jabatan Periode
1 Prof. Dr. Hj. Sieng daud Laratu, M.S Direktur 1998 – 2002
Dr. Ir. Bunga Elim Somba Sekretaris
2 Prof. Dr. Hj. Sieng Daud Laratu, M.S Direktur 2002 – 2006
Prof Ir. Muhammad Hamsun, M.Agr.Sc. Ph.D Asisten Direktur I
Prof. Dr. Chairil Anwar, S.E., M.Si. Asisten Direktur II
3 Prof. Dr. Ir. Indrianto Kadekoh, M.P. Direktur 2006 – 2010

2010 – 2014

Prof. Konder Manurung. DEA, Ph.D. Asisten Direktur I
Dr. Mauled Moelyono, S.E., M.Si. Asisten Direktur II
Prof. Dr. H. Djajani Nurdin, S.E., M.Si. Asisten Direktur III
4. Prof. Dr. Ir. Fathurrahman, M.P. Direktur 2014 – 2018
Prof. Dr. Ir. Saiful Darman, M.P. Wadira
Prof. Dr. Syamsul Bachri, S.E., M.Si. Wadiru
5. Prof. Dr. Ir. H. Alam Anshary, M.Si. Direktur 2018 – 2022
Dr. Nawawi Natsir, M.Si. Wadira
Prof. Ir. Rusdi, M.Agr.Sc. Ph.D. Wadiru