Penyelesaian Studi

Penyelesaian Studi

Penyelesaian Program Magister

Setiap mahasiswa program magister berhak mengajukan proposal penelitian tesis, dengan syarat-syarat; (1) khusus mahasiswa Program Studi baru (2014) yaitu; Magister Teknik Sipil,  Magister Akuntansi, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Magister Pendidikan Sejarah setelah menempuh kuliah semester pertama, telah memprogramkan matakuliah Metode Penelitian dan di awal semester pertama telah memasukkan sinopsis penulisan tesis kepada Koordinator Program Studi. Adapun bagi mahasiswa program magister lainnya berhak mengajukan proposal penelitian tesis setelah menempuh dan menyelesaikan kuliah minimal dua semester dengan IPK minimal 2,75, telah memprogramkan matakuliah Metode Penelitian, dan telah mengajukan 3 (tiga) judul proposal tesis yang disertai dengan deskripsi singkat rencana penelitiannya kepada Koordinator Program Studi. Selanjutnya, Koordinator Program Studi menentukan salah satu dari ketiga judul tersebut; (2) deskripsi singkat proposal tesis berisi; Judul, Latar Belakang, Masalah, Tujuan dan Metode Penelitian (maksimal 2 halaman, spasi 1); (3) telah mendapatkan 2 (dua) orang dosen pembimbing tesis yang ditunjuk oleh Koordinator Program Studi berdasarkan pertimbangan kepakaran dan beban tugas dosen yang bersangkutan; (4) dosen pembimbing terdiri atas satu pembimbing utama dan satu pembimbing anggota berkualifikasi S3 dan memiliki jabatan fungsional minimal Lektor; (5) Koordinator Program Studi mengusulkan dosen pembimbing kepada Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan untuk mendapatkan Surat Keputusan Direktur Pascasarjana Universitas Tadulako sejak semester pertama khusus bagi mahasiswa Program Studi baru (2014) yaitu; Magister Teknik Sipil,  Magister Akuntansi, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Magister Pendidikan Sejarah, sedangkan bagi mahasiswa program magister lainnya pembimbing ditunjuk setelah judul tesisnya disetujui oleh Koordinator Program Studi; (6) khusus mahasiswa Program Studi baru (2014) yaitu; Magister Teknik Sipil,  Magister Akuntansi, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Magister Pendidikan Sejarah dapat melaksanakan seminar proposal tesis pada semester dua, sedangkan bagi mahasiswa program magister lainnya dapat melaksanakan seminar proposal tesis pada semester tiga; (7) pelaksanaan seminar proposal tesis dilakukan apabila telah disetujui oleh dosen pembimbing dan diketahui oleh Koordinator Program Studi; (8) untuk kepentingan seminar proposal tesis, Koordinator Program Studi membentuk Tim Penguji Proposal yang terdiri atas Ketua, Sekretaris, Pembahas, dan Pembimbing; (9) seminar proposal tesis harus dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Pembahas dan minimal salah seorang dari dosen pembimbing; (10) seminar proposal tesis dipandu oleh Ketua Tim Penguji Seminar atau pihak lain yang ditunjuk untuk kepentingan itu.

Seminar proposal tesis diberi penilaian dengan ketentuan berikut: (1) proposal yang diberi bobot minimal 1 SKS atau 5 SKS bagi Prodi yang telah melaksanakan Permendikbud No. 49 Tahun 2014, diberikan nilai sesuai dengan ketentuan penilaian seperti pada butir 3.4.5.1; (2) proposal yang tidak diberi bobot SKS, penilaiannya dinyatakan dalam bentuk lulus atau tidak lulus. Jika tidak lulus, seminar proposal harus diulang.

Berkenaan dengan itu, seminar proposal tesis harus memenuhi persyaratan berikut: (1) naskah proposal tesis disetujui oleh dosen pembimbing dan disahkan oleh Koordinator Program Studi; (2) naskah proposal tesis dijilid 6 (enam) rangkap dan bersampul biru (sesuai dengan pedoman penulisan tesis); (3) pengusulan waktu seminar kepada Koordinator Program Studi paling lambat 1 (satu) minggu sebelum hari pelaksanaan; (4) penyerahan proposal tesis kepada Tim Penguji paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan seminar; (5) bukti pembayaran SPP semester I s.d. semester berjalan ditunjukkan saat akan berseminar; (6) KHS minimal semester I; (7) sertifikat matrikulasi; (8) telah mengikuti seminar proposal tesis minimal 10 kali dengan menunjukkan Kartu Seminar yang ditandatangani oleh Koordinator Program Studi; (9) kartu konsultasi yang disahkan oleh Koordinator Program Studi; (10) rekomendasi seminar proposal tesis dari Koordinator Program Studi. Untuk itu, mekanisme pelaksanaan seminar ulang diatur oleh Koordinator Program Studi.

Prosedur Penyelesaian Program Doktoral

Setiap mahasiswa program doktoral dapat menyelesaikan program perkuliahan pada tahun pertama (Semester I dan II) dengan beban kredit minimal 23 SKS yang tersebar dalam 8  SKS (3 mata kuliah wajib program studi), 9 SKS (3 matakuliah wajib konsentrasi), dan 6 SKS (2 mata kuliah pilihan konsentrasi).

Mahasiswa yang menyelesaikan kewajiban perkuliahan dan mendapatkan nilai akhir dari semua mata kuliah yang diprogramkan, berhak mengikuti ujian kualifikasi yang dilakukan serentak oleh program studi pada akhir semester II atau awal semester III.

Bagi mahasiswa yang  telah lulus ujian kualifikasi dapat mengerjakan proposal penelitian disertasi melalui arahan tim pembimbing. Untuk itu, sidang komisi I dilakukan sebelum mahasiswa melakukan seminar proposal. Selanjutnya, penelitian dapat dilakukan bila proposal disetuji oleh tim pembimbing dan pengelola yang sebelumnya telah didiskusikan dan menerima masukan dari tim penilai, serta peserta seminar lainnya. Tahapan selanjutnya adalah pengolahan data hasil penelitian dan penulisan disertasi.

Seiring dengan itu, pelaksanaan sidang Komisi II dilakukan sebagai persiapan seminar hasil. Pada tahap ini, mahasiswa dianggap merampungkan semua tahapan penelitian dan pengolahan data bila telah melaksanakan seminar hasil penelitian.  Setelah melakukan perbaikan hasil penelitian dan penulisan disertasi sesuai dengan saran tim penguji dan peserta lainnya, mahasiswa dapat melakukan sidang Komisi III sebagai persiapan mengikuti ujian tertutup.  Dalam hal ini, mahasiswa berhak mengikuti ujian tertutup bila semua matakuliah yang diprogramkan memenuhi syarat lulus, merampungkan disertasi, memenuhi syarat TOEFL 450, memiliki artikel ilmiah international, dan ber-IPK kumulatif minimal 3,25. Tahapan terakhir adalah pelaksanaan ujian terbuka bila mahasiswa dinyatakan lulus ujian tertutup.

Pelaksanaan Penelitian

Kelancaran penelitian dapat diperoleh mahasiswa dengan syarat; (1) telah lulus seminar proposal tesis dan telah disetujui oleh Tim Penguji; (2) menunjukkan proposal yang telah disetujui oleh Tim Penguji; (3) memiliki surat pengantar penelitian yang dikeluarkan oleh Wadir Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, sedangkan bagi mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum yang melakukan tipe Penelitian Hukum Normatif kehadiran surat pengantar dimaksud apabila mahasiswa meneliti dokumen-dokumen resmi pada kantor-kantor pemerintah (termasuk Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan) dan kantor-kantor swasta; (4) melaksanakan penelitian paling lambat 6 (enam) bulan setelah seminar proposal tesis; (5) jika melebihi waktu yang telah ditentukan, mahasiswa harus mengajukan judul kembali; (6) pelaksanaan penelitian paling lama 12 bulan sejak tanggal dikeluarkannya surat pengantar penelitian; (7) mahasiswa wajib menyampaikan perkembangan penelitiannya kepada dosen pembimbing.

Prosedur Pembimbingan dan Seminar Hasil Penelitian

Layanan pembimbingan dan seminar hasil penelitian dimaksimalkan dengan ketentuan berikut: (1) dalam melaksanakan penelitian, mahasiswa harus berdasarkan pada proposal yang disepakati pada Seminar Proposal Tesis; (2) perubahan yang terjadi di lapangan terhadap proposal tesis harus sepengetahuan dosen pembimbing; (3) perubahan yang mengakibatkan tidak tercapainya tujuan penelitian harus dilaporkan kepada Koordinator Program Studi; (4) jika tidak dapat menyelesaikannya, Koordinator Program Studi meneruskannya ke Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan untuk mendapat pertimbangan apakah penelitian dilanjutkan/ dibatalkan; (5) dosen pembimbing berkewajiban mendorong mahasiswa untuk melaksanakan penelitian dan menyelesaikan tesis sesuai dengan jadwal dalam proposal penelitian; (6) selama proses pembimbingan, mahasiswa wajib mengisi kartu konsultasi yang ditandatangani oleh dosen pembimbing; (7) hasil penelitian disusun berdasarkan Pedoman Penulisan Tesis Program Pascasarjana Universitas Tadulako; (8) hasil penelitian yang telah disetujui oleh dosen pembimbing, dapat diajukan untuk diseminarkan; minimal 3 (tiga) bulan setelah diterbitkannya surat izin melaksanakan penelitian; (9) Tim Penguji seminar hasil penelitian adalah Tim Penguji pada seminar proposal tesis; (10) apabila terdapat Tim Penguji seminar proposal tesis yang tidak dapat melaksanakan tugas sebagai penguji sehingga korum tidak tercapai (4 orang), maka Koordinator Program Studi dapat mengganti dengan mempertimbangkan kepakaran dan bidang yang diteliti oleh mahasiswa dan melaporkan hal tersebut kepada pimpinan Pascasarjana; (11) seminar hasil penelitian dapat dilaksanakan pada semester III; (12) seminar hasil penelitian bersifat terbuka dan dapat dihadiri oleh mahasiswa.

Seiring dengan itu, mahasiswa harus memenuhi persyaratan Seminar Hasil Penelitian berikut: (1) naskah hasil penelitian telah disetujui oleh dosen pembimbing dan disahkan oleh Koordinator Program Studi; (2) naskah hasil penelitian dijilid 6 (enam) rangkap, sampul biru (sesuai dengan pedoman penulisan tesis); (3) pengusulan waktu seminar hasil penelitian  kepada Koordinator Program Studi dan diterima pimpinan Pascasarjana paling lambat 1 (satu) minggu sebelum hari pelaksanaan; (4) penyerahan naskah hasil penelitian kepada Tim Penguji paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari pelaksanaan seminar; (5) bukti pembayaran SPP semester I s.d. semester berjalan saat akan melakukan seminar hasil penelitian; (6) bukti telah mengikuti seminar hasil penelitian minimal 5 (lima) kali dengan menunjukkan kartu seminar, yang telah disahkan oleh Koordinator Program Studi; (7) kartu konsultasi yang telah ditandatangani oleh Dosen Pembimbing dan diketahui oleh Koordinator Program Studi; (8) rekomendasi seminar hasil penelitian dari Koordinator Program Studi.

Ujian Tesis

1. Persyaratan Ujian

Pelaksanaan ujian tesis paling cepat pada semester 4 dan telah lulus semua mata kuliah dengan IPK minimal 2,75. Selain itu, mahasiswa harus memiliki nilai TOEFL minimal 450, bahkan telah mempublikasi hasil penelitiannya dalam jurnal ilmiah (disarankan yang telah terakreditasi). Untuk  itu, mahasiswa yang mengajukan permohonan ujian kepada Koordinator Program Studi harus melampirkan (1) bukti pembayaran SPP semester I s.d. semester berjalan; (2) naskah tesis yang telah disetujui oleh dosen pembimbing dan disahkan oleh Koordinator Program Studi; (3) naskah tesis dijilid 6 (enam) rangkap, sampul biru (sesuai dengan pedoman penulisan tesis); (4) transkrip nilai semua mata kuliah sesuai dengan kurikulum yang telah diikuti dan ditandatangani oleh Wadir Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

2.  Prosedur Pelaksanaan Ujian Tesis

Untuk kelancaran pelaksanaan ujian, mahasiswa harus mengikuti tahap-tahap atau prosedur berikut: (1) Tim  Penguji Tesis adalah Tim Penguji Seminar Hasil Penelitian ditambah 1 (satu) orang Ketua yang ditugaskan dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur Program Pascasarjana; (2) Tim Penguji Tesis berjumlah 6 orang, terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan 4 (empat) orang anggota; (3) Ketua Tim Penguji Tesis adalah pimpinan pascasarjana atau yang ditugaskan oleh pimpinan pascasarjana; (4) apabila Ketua Tim Penguji Tesis tidak dapat melaksanakan tugasnya, pimpinan pascasarjana dapat menunjuk pengganti.

Untuk melaksanakan tugasnya, Ketua Tim Penguji Tesis berperan berikut: (1) bertanggung jawab atas terselenggarakannya ujian tesis, termasuk menguji dan menyelesaikan perbedaan pendapat yang mungkin terjadi dalam ujian; (2) mengesahkan kelulusan kandidat; dan (3) menyudisium lulusan atas nama Direktur Program Pascasarjana. Sementara itu, tugas Sekretaris Tim Penguji Tesis, yaitu (1) membantu Ketua Tim Penguji Tesis dalam penyelenggaraan ujian tesis; (2) membacakan Surat Keputusan Pimpinan Pascasarjana tentang keabsahan pelaksanaan ujian tesis; (3) mengambil alih tugas ketua tim bila berhalangan ketika ujian sedang berlangsung; (4) menyerahkan Berita Acara Ujian Tesis kepada Koordinator Program Studi.

Tim penguji bertugas; (1) mengajukan pertanyaan dan meminta konfirmasi, serta penjelasan atas naskah tesis secara keseluruhan yang diajukan secara lisan kepada kandidat; (2) menilai kandidat berdasarkan jawaban yang diajukan dan kemampuan mempertahankan tesis. Untuk kepentingan itu, ujian tesis dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh Ketua Tim Penguji dan minimal 4 (empat) penguji. Apabila syarat Ketua Tim Penguji dan minimal 4 (empat) penguji tidak tercapai, maka pimpinan Pascasarjana bertindak sebagai pengganti atau menunjuk dosen lain berdasarkan pertimbangan kepakaran (keahlian sesuai kompetensi ilmu) yang diteliti oleh mahasiswa tersebut. Pada saat ujian berlangsung, aspek penilaian yang harus diperhatikan dalam ujian tesis, yaitu (1) kemampuan dalam penulisan karya ilmiah; (2) substansi dan kontribusi yang dihasilkan oleh penelitian tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta terhadap pembangunan; (3) pengetahuan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan aspek masalah yang diteliti; (4) penguasaan terhadap substansi penelitian dan kemampuan mempertahankan tesis.

Sebagai acuan penilaian, penentuan nilai ujian tesis berpatokan pada rentang, kriteria, nilai, keterangan, dan ekivalensi berikut.

Rentang

Kriteria

Nilai

Keterangan

Ekivalensi

> 85

Sangat Baik

A

Lulus

4

81 – 85

Sangat Baik

A-

Lulus

3,75

76 – 80

Baik

B+

Lulus

3,25

71 – 75

Baik

B

Lulus

3

55 – 70

Cukup

C

Lulus

2

< 55

Kurang

E

Gagal

Ketika penilaian sudah dilaksanakan, kelulusan mahasiswa dalam menyelesaikan studi magister pada Program Pascasarjana Universitas Tadulako dapat dikategorikan berikut: (1) lulus dengan pujian jika IP kumulatif mahasiswa adalah > 3,75, dengan ketentuan nilai ujian tesis A, lama studi maksimal empat semester, tidak memiliki nilai C, dan tidak ada nilai yang diremedial; (2) lulus sangat memuaskan jika IP Kumulatif termasuk tesis 3,5 – 3,75 atau  > 3,75, tetapi lama studi lebih dari 4 semester; (3) lulus memuaskan jika IP Kumulatif < 3,5. Dalam kondisi tidak lulus ujian tesis, mahasiswa diberi kesempatan mengulang ujian sekali lagi dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan.

Ujian Disertasi

Pelaksanaan ujian disertasi akan diatur secara khusus berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *