Ujian Tesis dan Disertasi

Ujian Tesis

Persyaratan Ujian

Pelaksanaan ujian tesis paling cepat pada semester 4 dan telah lulus semua mata kuliah dengan IPK minimal 2,75. Selain itu, mahasiswa harus memiliki nilai TOEFL minimal 450, bahkan telah mempublikasi hasil penelitiannya dalam jurnal ilmiah (disarankan yang telah terakreditasi). Untuk  itu, mahasiswa yang mengajukan permohonan ujian kepada Koordinator Program Studi harus melampirkan (1) bukti pembayaran SPP semester I s.d. semester berjalan; (2) naskah tesis yang telah disetujui oleh dosen pembimbing dan disahkan oleh Koordinator Program Studi; (3) naskah tesis dijilid 6 (enam) rangkap, sampul biru (sesuai dengan pedoman penulisan tesis); (4) transkrip nilai semua mata kuliah sesuai dengan kurikulum yang telah diikuti dan ditandatangani oleh Wadir Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Prosedur Pelaksanaan Ujian Tesis

Untuk kelancaran pelaksanaan ujian, mahasiswa harus mengikuti tahap-tahap atau prosedur berikut: (1) Tim  Penguji Tesis adalah Tim Penguji Seminar Hasil Penelitian ditambah 1 (satu) orang Ketua yang ditugaskan dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur Program Pascasarjana; (2) Tim Penguji Tesis berjumlah 6 orang, terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan 4 (empat) orang anggota; (3) Ketua Tim Penguji Tesis adalah pimpinan pascasarjana atau yang ditugaskan oleh pimpinan pascasarjana; (4) apabila Ketua Tim Penguji Tesis tidak dapat melaksanakan tugasnya, pimpinan pascasarjana dapat menunjuk pengganti.

Untuk melaksanakan tugasnya, Ketua Tim Penguji Tesis berperan berikut: (1) bertanggung jawab atas terselenggarakannya ujian tesis, termasuk menguji dan menyelesaikan perbedaan pendapat yang mungkin terjadi dalam ujian; (2) mengesahkan kelulusan kandidat; dan (3) menyudisium lulusan atas nama Direktur Program Pascasarjana. Sementara itu, tugas Sekretaris Tim Penguji Tesis, yaitu (1) membantu Ketua Tim Penguji Tesis dalam penyelenggaraan ujian tesis; (2) membacakan Surat Keputusan Pimpinan Pascasarjana tentang keabsahan pelaksanaan ujian tesis; (3) mengambil alih tugas ketua tim bila berhalangan ketika ujian sedang berlangsung; (4) menyerahkan Berita Acara Ujian Tesis kepada Koordinator Program Studi.

Tim penguji bertugas; (1) mengajukan pertanyaan dan meminta konfirmasi, serta penjelasan atas naskah tesis secara keseluruhan yang diajukan secara lisan kepada kandidat; (2) menilai kandidat berdasarkan jawaban yang diajukan dan kemampuan mempertahankan tesis. Untuk kepentingan itu, ujian tesis dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh Ketua Tim Penguji dan minimal 4 (empat) penguji. Apabila syarat Ketua Tim Penguji dan minimal 4 (empat) penguji tidak tercapai, maka pimpinan Pascasarjana bertindak sebagai pengganti atau menunjuk dosen lain berdasarkan pertimbangan kepakaran (keahlian sesuai kompetensi ilmu) yang diteliti oleh mahasiswa tersebut. Pada saat ujian berlangsung, aspek penilaian yang harus diperhatikan dalam ujian tesis, yaitu (1) kemampuan dalam penulisan karya ilmiah; (2) substansi dan kontribusi yang dihasilkan oleh penelitian tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta terhadap pembangunan; (3) pengetahuan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan aspek masalah yang diteliti; (4) penguasaan terhadap substansi penelitian dan kemampuan mempertahankan tesis.

Sebagai acuan penilaian, penentuan nilai ujian tesis berpatokan pada rentang, kriteria, nilai, keterangan, dan ekivalensi berikut.

Rentang

Kriteria

Nilai

Keterangan

Ekivalensi

> 85

Sangat Baik

A

Lulus

4

81 – 85

Sangat Baik

A-

Lulus

3,75

76 – 80

Baik

B+

Lulus

3,25

71 – 75

Baik

B

Lulus

3

55 – 70

Cukup

C

Lulus

2

< 55

Kurang

E

Gagal

Ketika penilaian sudah dilaksanakan, kelulusan mahasiswa dalam menyelesaikan studi magister pada Program Pascasarjana Universitas Tadulako dapat dikategorikan berikut: (1) lulus dengan pujian jika IP kumulatif mahasiswa adalah > 3,75, dengan ketentuan nilai ujian tesis A, lama studi maksimal empat semester, tidak memiliki nilai C, dan tidak ada nilai yang diremedial; (2) lulus sangat memuaskan jika IP Kumulatif termasuk tesis 3,5 – 3,75 atau  > 3,75, tetapi lama studi lebih dari 4 semester; (3) lulus memuaskan jika IP Kumulatif < 3,5. Dalam kondisi tidak lulus ujian tesis, mahasiswa diberi kesempatan mengulang ujian sekali lagi dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan.

Ujian Disertasi

Pelaksanaan ujian disertasi akan diatur secara khusus berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *